Sabtu, 12 Januari 2013

CONTOH LAPORAN PENELITIAN "Pertumbuhan dan Perkembangan pada Biji-bijian"





BAB II
PELAKSANAAN PENELITIAN

   A.    Kajian Teori
Telah dipelajari tentang BAB “ Pertumbahan dan Perkembangan “. Dimana pertumbuhan itu sendiri adalah pertambahan jumlah sel pada suatu organisme.
Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan diawali dengan pertumbuhan bakal biji dan bakal buah, perkecambahan kemudian pertumbuhan sampai akhirnya menjadi tumbuhan dewasa. Kami disini lebih menekankan pada  proses perkecambahan. Sebelum ditanam sebaiknya biji direndam ± 15 menit agar air masuk dalam kulit biji yang akan mengaktifkan enzim untuk membantu dalam perkecambahan. Proses masuknya air kedalam biji tersebut disebut proses imbisi. Proses tersebut akan menginduksi aktifitas enzim sehingga awal perkecambahan akan mengalami proses organogenesis yaitu masa dimana pembentukan organ seperti akar, batang dan daun.
Perkecambahan sendiri dibagi menjadi dua yaitu :
a.       Perkecambahan epigeal
b.      Perkecambahan hypogeal
Sedangkan pertumbuhan sendiri dibagi menjadi dua jenis pula yaitu :
a.       Pertumbuhan primer
b.      Pertumbuhan sekunder
Dalam pertumbuhan dan perkembangan juga memiliki beberapa factor yang mempengaruhinya antara lain :
a.       Faktor internal
Faktor internal tersebut meliputi factor genetis ( hereditas ) dan Fktor fisiologis.
Pada faktor fisiologi akan melibatkan berbagai macam hormon dan vitamin
Hormon – hormon tersebut adalah :
1.      Auksin
2.      Giberelin
3.      Etilen
4.      Sitokinin
b.      Faktor eksternal
1.      Temperature
2.      Cahaya matahari
3.      Air dan oksigen
Kami lebih menekankan pada Air dan Oksigen. Air merupakan senyawa yang sangat penting dalam menjaga tekanan turgor dinding sel. Fungsi air dalam tumbuhan adalah :
-          Menentukan laju fotosintetis
-          Sebagai pelarut universal dalam proses pertumbuhan dan perkembangan.
-          Menentukan proses transportasi unsur hala yang ada di dalam tanah
-          Mengedarkan hasil – hasil fotosintetis ke seluruh bagian tumbuhan
-          Sebagai medium reaksi kimia ( metabolisme ) dalam sel.
Oksigen sendiri merupakan faktor pembatas pada setiap organisme. Konsentrasi oksigen sangat ditentukan oleh medium tempat tumbuhan berada. Bagian akar tumbuhan memerlukan aerasi yang baik untuk mendaptakan oksigen yang cukup.

  B.     Latar Belakang
        ( mikir sendiri ya, masa mau nyonek terus.... hehe )

  C.     Rumusan Masalah
1.      Mengapa menggunakan volume air yang berbeda?
2.      Bagaimana pertumbuhan biji pada tabung – tabung tersebut?
3.      Apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan biji tersebut?

   D.    Hipotesis
1.      Pada tabung yang diisi volume air yang cukup akan mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan yang berisi volume lebih banyak.
2.      Pertumbuhan pada batang biji tersebut mengikuti arah matahari. Karena disebabkan oleh hormon auksin.
3.      Pertumbuhan tersebut dapat dipengaruhi oleh cahaya matahari, air, suhu dan keberadaan tempat.

  E.     Tujuan Penelitian
1.      Mengetahui pengaruh air dalam pertumbuhan dan perkembangan biji yang ditanam
2.      Mengetahui pertumbuhan tanaman setelah mengalami proses perkecambahan.
3.      Mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan.

  F.      Alat dan Bahan
1.      Dua buah cawan petri, sebagai tempat menanam
2.      Kapas, sebagai media tanam
3.      Air untuk menyiram tanaman
4.      Timbangan analistik
5.      Alat tulis

  G.    Cara kerja
1.      Kapas secukupnya diletakan pada cawan patri secara merata pada setiap cawan ditumbuhkan 7 biji. Cawan pertama diberi label I, cawan kedua diberi label II.
2.      Penyiraman biji pada cawan petri dilakukan selama 7 hari.
3.      Pada cawan I kapas dibiarkan basah. Cawan II diisi dengan air hingga tenggelam. Pada cawan petri tersebut biji kacang hijau dan akar kecambah harus terendam air. Kedua cawan tersebut harus selalu dijaga kandungan airnya setiap hari. Pengamatan dilakukan selama 7 hari. Parameter yang diamati :
1.      Perkecambahan
2.      Pertumbuhan ; Meliputi tinggi batang, panjang daun, jumlah daun, panjang akar pokok serta berat tanaman seluruhnya.
3.      Perkembangan ; Meliputi warna daun, warna batang,, keadaan daun, keadaan batang, dan keadaan akar.

  H.    Data Hasil Pengamatan
Perkembangan biji kacang hijau
Kelompok
Biji Kacang Hijau
Biji Kecambah pada hari ke -
1
2
3
4
5
6
7
I
1



v



2




v

v
3






v
4






v
5






v
6






v
7






v
II
1




v


2




v


3




v


4




v


5




v


6




v


7




v




Pertumbuan Dan Perkembangan Kacang Hijau
No
Hal
Kelompok I
Kelompok II
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
Tinggi Batang
10
8
7
10
9
8
8
Mati
2
Panjang Daun
4
3,75
3,75
3,75
3,5
3,5
3,75
3
Jumlah daun
2
2
2
2
2
2
2
4
Panjang Akar Pokok
5,6
4,3
3,2
4
3
3,2
3
5
Berat Tanaman
1,7
1
1,25
1,5
1,5
1
1
6
Warna Daun
Hijau
7
Warna Batang
Hijau
8
Keadaan Daun
Hijau
9
Keadaan Batang
Kokoh
10
Keadaan akar
Meruncing


   I.       Kesimpulan
1.      Volume air mempengaruhi pertumbuhan biji kacang yang ditanam, dimana air yang cukup menghasilkan tanaman yang subur dan baik dibandingkan dengan biji kacang yang diberi volume air yang lebih banyak. Karena O2 berfungsi untuk mengikat O2, sehingga jika diberi air yang berlebihan, air tersebut akan mengikat O2 dan tidak sampai akar
2.      Intensitas cahaya yang berada dalam tempat menanam juga mempengaruhi pertumbuhan batang. Pertumbuhan batang akan mengarah ke arah dimana ada matahari.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar