Selasa, 22 Januari 2013

LAKSATIF (Obat Sembelit)


LAKSATIF
Laksatif adalah makanan atau obat-obatan yang diminum untuk membantu mengatasi sembelit dengan membuat kotoran bergerak dengan mudah di usus. dalam operasi pembedahan, obat ini juga diberikan kepada pasien untuk membersihkan usus sebelum operasi dilakukan. laksatif merupakan obat bebas. obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi konstipasi atau sembelit. biasanya obat ini hanya digunakan saat mengalami konstipasi atau sembelit saja karena mempunyai efek samping. Banyak orang menggunakan obat pencahar (laksatif) untuk menghilangkan konstipasi. Obat pencahar adalah obat yang biasa digunakan untuk mengatasi konstipasi atau sembelit. Konstipasi atau sembelit merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan buang air besar atau jarang buang air besar. Untuk mencegah konstipasi adalah rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan kaya serat.

KEGUNAAN
Laksatif digunakan untuk merangsang gerakan usus atau melunakkan tinja untuk memudahkan penderita sembelit dalam pembuangan tinja.
ü  Memperlancar persiapan gerakan usus
ü  Sembelit kronis
ü  Imobilitas kronis
Berikut golongan obat pencahar yang biasa digunakan adalah :
   1.      Bulking Agents
Bulking agents (gandum, psilium, kalsium polikarbofil dan metilselulosa) bisa menambahkan serat pada tinja. Penambahan serat ini akan merangsang alami usus dan tinja yang berserat lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan. Bulking agents bekerja perlahan dan merupakan obat yang paling aman untuk merangsang buang air besar yang teratur. Pada mulanya diberikan dalam jumlah kecil, kemudian dosisnya ditingkatkan secara bertahap, sampai dicapai keteraturan dalam buang air besar. Orang yang menggunakan bahan-bahan ini harus selalu minum banyak cairan.
   2.      Pelunak Tinja
Obat sejenis dukosat ini dapat menambahkan jumlah air yang mampu diserap oleh feses. Karena bahan ini merupakan detergen yang dapat menurunkan tegangan pada permukaan feses, sehingga memudahkan air menebus feses dan menjadikan feses lebih lunak dengan meningkatkan jumlah serat akan merangsang reaksi alamiah dari usus besar yang dapat membantu melunakkan feses agar lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh.
   3.      Minyak Mineral.
Minyak mineral akan melunakkan feses dan memudahkannya keluar dari tubuh dan bahan ini akan menurunkan penyerapan dari vitamin yang larut dalam lemak. Apabila seseorang yang dalam keadaan lemah menghirup minyak mineral secara tidak sengaja, bisa terjadi iritasi yang serius pada jaringan paru-paru. Selain itu, minyak mineral juga bisa menembus dari rektum.
   4.      Bahan Osmotik
Bahan-bahan osmotik mendorong sejumlah besar air ke dalam usus besar, sehingga feses menjadi lunak dan mudah dilepaskan. Cairan yang berlebihan juga meregangkan dinding usus besar dan merangsang kontraksi. Pencahar ini pun memiliki kandungan garam-garam yang terdiri dari fosfat, sulfat dan magnesium atau gula yang terdiri laktulosa atau sorbitol.
Beberapa bahan osmotik memiliki kandungan natrium, menyebabkan retensi(penahan) cairan pada penderita penyakit ginjal atau gagal jantung, terutama jika diberikan dalam jumlah besar. Sedangkan bahan osmotik yang memiliki kandungan magnesium dan fosfat sebagian diserap ke dalam aliran darah dan berbahaya untuk penderita gagal ginjal.
Pencahar ini pada umumnya bekerja dalam 3 jam dan lebih baik digunakan sebagai pengobatan daripada untuk pencegahan. Bahan ini juga dipakai untuk menggosongkan usus sebelum pemeriksaan rontgen pada saluran pencernaan dan sebelum kolonoskopi.
   5.       Pencahar Perangsang
Pencahar perangsang secara langsung merangang dinding usus besar untuk berkontraksi dan mengeluarkan isinya. Obat ini memiliki kandungan substansi yang dapat mengiritasi seperti senna, kaskara, fenolftalein, bisakodil atau minyak kastor. Obat ini bekerja ini setelah 6-8 jam dan menghasilkan feses setengah padat, tapi sering mengakibatkan kram perut.
Bila pencahar perangsang dalam bentuk supositoria yaitu obat yang dimasukkan melalui lubang dubur, akan bekerja setelah 15-60 menit. Bila penggunaan dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan pada usus besar, juga bisa menjadi ketergantungan sehingga usus menjadi malas berkontraksi (Lazy Bowel Syndromes).
Pencahar ni juga sering dipakai untuk menggosongkan usus besar sebelum proses diagnostik dan untuk mencegah atau mengobati konstipasi yang disebabkan karena obat yang memperlambat kontarksi usus besar (misalnya narkotik).
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada usus besar, juga seseorang bisa menjadi tergantung pada obat ini sehingga usus menjadi malas berkontraksi (Lazy Bowel Syndromes).
Pencahar ini sering digunakan untuk mengosongkan usus besar sebelum proses diagnostik dan untuk mencegah atau mengobati konstipasi yang disebabkan karena obat yang memperlambat kontraksi usus besar (misalnya narkotik).
Untuk pemilihan golongan obat pencernaan ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.
Di apotik online medicastore anda dapat mencari obat yang kandungannya sama tetapi dengan merk yang berbeda secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore naa generiknya. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat sesuai dengan kebutuhan anda.

Prevalensi
·         Pseudokonstipasi
Pada awal bulan pertama, orang tua terbiasa mengganti popok beberapa kali. Bahkan,beberapa bayi yang disusui dengan ASI buang air besar setiap selesai menyusui. Sehinggaorangtua tidak siap dengan penurunan frekuensi buang air besar yang sering terjadisetelah bayi dengan pemberian ASI eksklusif mencapai usia 1-2 bulan.Pada bulan kedua bayi, berbeda dengan kebiasaan buang air besarnya yang sering dulu,beberapa bayi hanya buang air besar satu atau dua kali sehari. Bahkan beberapa yanglain mungkin hanya buang air besar satu hari sekali atau bahkan seminggu sekali.Jika buang air besar bayi masih lunak, maka bayi sebenarnya tidak sembelit.Tanda-tanda sembelit sebenarnya adalah gerakan usus yang jarang (menurun) atau feses yang keras. Perlu diingat meskipun bayi ASI eksklusif jarang mendapat sembelit, mereka akan mendapat sembelit jika diberikan susu formula dan setelah mereka mulai mengonsumsi sereal.

Pseudokonstipasi Pada awal bulan pertama, orang tua terbiasa mengganti popok beberapa kali.  Bahkan, beberapa bayi yang disusui dengan ASI buang air besar setiap selesai menyusui. Sehingga orangtua tidak siap dengan penurunan frekuensi buang air besar yang sering terjadi setelah bayi dengan pemberian ASI eksklusif mencapai usia 1-2 bulan.Pada bulan kedua bayi, berbeda dengan kebiasaan buang air besarnya yang sering dulu,beberapa bayi hanya buang air besar satu atau dua kali sehari. Bahkan beberapa yang lain mungkin hanya buang air besar satu hari sekali atau bahkan seminggu sekali. Jika buang air besar bayi masih lunak, maka bayi sebenarnya tidak sembelit. Tanda-tanda sembelit sebenarnya adalah gerakan usus yang jarang (menurun) atau fesesyang keras. Perlu diingat meskipun bayi ASI eksklusif jarang mendapat sembelit, merekaakan mendapat sembelit jika diberikan susu formula dan setelah mereka mulaimengonsumsi sereal.

·         EPIDEMIOLOGI
Di Amerika Serikat, sembelit sangat umum terjadi di kalangan bayi dan anak kecil.
Dalamlaporan 1987, Issenman et al menemukan bahwa 16% orang tua melaporkan bahwa anaknya yang berusia di bawah dua tahun memiliki sembelit. Dua dekade kemudian, Loening-Baucke melaporkan bahwa prevalensi sembelit pada anak-anak di antara 482 anak usia 4 -17 tahunadalah 22,6%
Dalam sebuah studi longitudinal anak usia 9-11 tahun, Sap dkk melaporkan prevalensi sembelit keseluruhan berkisar 18%.Dalam sebuah penelitian Eropa, Beattie Yong menemukan bahwa 34% orang tua dinggris melaporkan anak-anak mereka berusia 4-7 tahun memiliki sembelit, dan di Amerika Selatan studi oleh de Araujo Sant'Anna dan Calcado menemukan bahwa 28% anak-anak Brasil berusia 8-10 tahun mengalami sembelit.Sembelit terjadi pada semua kelompok umur anak dari bayi sampai dewasa muda.Biasanya,sembelit anak berkembang pada 3 tahap masa kecil: pada bayi selama menyapih(terkadang disebut pseudokonstipasi), pada balita selama pelatihan toilet dan pada anakusia sekolah. Dalam laporan yang diterbitkan beberapa, sekitar setengah dari kejadian sembelit masa kecil terjadi selama tahun pertama kehidupan. Penelitian Andiran pada tahun2003 menunjukkan jika durasi mengonsumsi ASI yang lebih pendek dan riwayatmengonsumsi susu sapi formula memegang pengaruh besar terhadap kejadianpseudokomstipasi pada bayi dan anak kecil.

·         Mengapa Sembelit Pada Bayi?
Ditulis oleh Dr. Handrawan Nadesul
Normalnya , tinja bayi berubah-ubah sesuai umurnya. Dimulai dengan tinja encer kehijauan (mekonium) pada hari-hari awal pasca lahir. Selanjutnya biasanya setelah minggu pertama, tinja bayi berubah sifatnya sesuai dengan susu yang diminumnya. Tinja bayi yang diberi ASI berbeda dengan tinja bayi yang bukan diberi ASI. Sembelit berkait dengan sifat tinja. Apabila konsistensi tinja keras, volume relatif kurang besar dan liat, umumnya lebih sukar dikeluarkan dibanding apabila tinja bayi bersifat normal, yakni lunak, lembab (moist) layaknya pasta gigi atau pisang yang sangat masak.
KAPAN bayi disebut sembelit?  Bila dalam dua hari tidak buang air besar.  Normalnya bayi buang air besar satu sampai dua kali setiap hari. Selama konsistensi dan volume tinja normal, baru buang air besar dalam 48 jam tidak bermasalah.
Tinja bayi dikategorikan normal jika lunak, lembab (moist), bervolume (berisi) tidak liat, dan tidak pula encer. Bayi dinyatakan sembelit bila dalam dua hari tidak buang air besar, dan tinjanya bersifat keras, dan liat.
Bayi  yang cukup mengkonsumsi ASI umumnya tidak bermasalah dengan buang air besarnya dan jarang dijumpai kasus sembelit. Demikian juga pada bayi yang sudah mendapat makanan tambahan (makanan padat pendamping ASI), lebih jarang lagi mengalami sembelit, selama makanannya cukup mengandung serat (dietary fiber). Makanan padat pertama berupa bubur susu. Usus bekerja lebih giat apabila makanan harian sudah mulai ada isinya (berbungkah, bulk). Kita tahu makanan pokok bayi awalnya hanya cair (ASI), dan bukan makanan (yang bersifat padat, berisi).

Karena ada berbagai hal yang menjadi penyebab sembelit, maka perlu mencari apa dasar penyebab sembelit bayi; antara lain masalah organ setempat, misal adanya: kelainan metabolisme, fisura (retak/rekahan), pembengkakan, tumor, kelainan saraf setempat dll. Bila dokter telah menentukan tidak ada masalah dan/atau kelainan seperti tersebut diatas, kemungkinan lain sembelit bisa jadi karena:
Kekurangan cairan, kata lain kurang minum. Metabolisme pada bayi yang tinggi memungkinkan mengeluarkan cairan (kencing, keringat) lebih banyak, bila tidak segera diganti dengan cukup minum sering menyebabkan kurang cairan, hingga menyebabkan tinja keras, tidak lunak dan kurang lembab (less moist).
Tabel di bawah, dapat digunakan sebagai patokan perhitungan berapa banyak bayi membutuhkan cairan setiap harinya. Maksud cairan adalah ASI (atau minuman lain misal juice, kuah yang sesuai usia bayi dan petunjuk dokter).
Umur
Kebutuhan air/Kg Berat Badan/24 jam
3 hari
80 - 100 ml
10 hari
125 - 150 ml
3 bulan
140 - 160 ml
6 bulan
130 - 155 ml
9 bulan
125 - 145 ml
1 tahun
120 - 135 ml
Pengeluaran cairan berlebihan juga bisa lingkungan misal karena cuaca panas, membuat bayi banyak berkeringat. Atau ruang ber pengatur udara (AC) meski berhawa sejuk tetapi menyebabkan udara kering, jadi bayi yang berada didalamnya perlu diberi banyak ASI (minum).
Residu (sisa pembuangan) yang berlebihan, antara lain pembuangan protein yang umumnya bersumber dari lauk-pauk hewani dan nabati (kacang-kacangan). Dalam hal ini tips yang dapat membantu mengatasi, berilah bayi cairan lebih banyak. Bagi bayi yang sudah mendapat makanan padat, pemberian lebih banyak tepung-tepungan dan buah tertentu (pisang, papaya) sering dapat menolong.
Selain residu protein, residu mineral juga sering membuat sembelit. Protein dan mineral berlebih menjadikan tinja menyerupai kotoran kambing, berbungkil-bungkil. Coba tengok bila ibu memberi bayi suplemen (sering disebut) vitamin, apakah juga mengandung mineral misal zat besi (ferum/iron), bila demikian sampaikan keluhan ini pada dokter sambil bertanya apakah suplemen perlu dihentikan dahulu, atau dikurangi dosisnya.
Pemberian obat-obatan tertentu misal antibiotik, obat flu juga memberi efek samping sembelit.
Kalau bayi sudah mulai diberi makanan tambahan, dan buah, namun masih sembelit juga, amati jenis sayur mayur dan buahnya. Kalau ternyata sayur mayurnya sudah lengkap (lebih dari satu macam), dan buahnya selain cukup porsinya, berasal dari jenis buah yang tidak bikin sembelit (salak dan buah lain yang banyak getah), kemungkinan penyebabnya bukan itu. Bisa jadi memang kurang mendapat minum air putih.
Apabila sudah diberi air putih masih sembelit juga, tentu ada yang tidak beres dengan pencernaannya. Ada beberapa kelainan usus pada bayi baru lahir yang bikin sembelit. Usus yang melipat, terlilit, atau ada bagian usus besar yang mengalami kelainan pada pangkal anus, kesemua itu juga bisa muncul dengan gejala sembelit. Untuk itu perlu pemeriksaan lanjutan lebih dalam guna memastikannya.
Kasus bayi sembelit dapat diatasi dengan pemberian pencahar, namun harus atas pengawasan dokter. Jangan memberi sembarang pencahar karena pencahar sendiri bukanlah obat sembelit, melainkan hanya untuk mengatasi sesaat. Penyebab sembelitnya sendiri yang perlu dilacak, agar sembelitnya bisa tuntas ditanggulangi

Mengapa sembelit mudah terjadi??? Hal ini dilandasi banyaknya faktor Penyebab yang sering terjadi. Berikut adalah penyebab umum dari sembelit, diantaranya :
   1.      Pola makan, yang tidak seimbang dan kebutuhan gizi yang kurang tercukupi. seperti konsumsi makanan yang banyak mengandung serat alami, seperti sayuran, buah-buahan, agar-agar dll.
   2.      Kurangnya cairan yang mengakibatkan feses menjadi keras dan sulit untuk keluar.
  3.      Kebiasaan menunda rasa ingin buang besar, tentunya hal ini dapat menyebabkan seseorang menjadi kehilangan rasa ingin buang besar yang kemudian memungkinkan seseorang terserang penyakit lainnya, seperti wasir/ambeien.
   4.      Kurangnya olahraga atau olah gerak fisik dengan pekerjaan yang menuntut bekerja dalam posisi duduk dalam jangka waktu yang cukup lama. Sehingga menyebabkan kerja dari usus besar untuk menyalurkan kotoran tubuh ke bagian organ lainnya menjadi keras dan feses sulit untuk turun.
   5.      Adanya gangguan suatu penyakit yang berkenaan dengan usus seperti kanker, radang dinding usus, usus yang menonjol atau menempel ke kulit perut dll. Gangguan dari suatu penyakit tersebut menyebabkan proses pencernaan makanan menjadi tidak lancar dan terganggu, sehingga mengakibatkan buang air besar menjadi tidak lancar dan tidak teratur.
   6.      Efek samping dari penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama.

Gejala dan tanda-tanda umum dari sembelit yang sering kali terjadi adalah :
  1.      Perut terasa begah seperti kekenyangan, penuh dan terasa kaku.
  2.      Tubuh menjadi segar, merasa lesu, cepat lelah dan terasa berat hingga menimbulkan rasa malas untuk mengerjakan sesuatu.
  3.      Jantung sering berdebar-debar yang dapat memunculkan emosi yang dapat mengakibatkan sakit kepala atau semam.
  4.      Timbul rasa mulas dan sakit pada bagian perut yang terkdang pada sebagian orang dapat menyebabkan sesak napas dan keringat yang bercucuran.
   5.      Warna feses yang menjadi gelap, lebih keras dan lebih panas dari biasanya. Namun feses yang dikeluarkan lebih sedikit dari biasanya.
  6.      Ketika feses hendak dikeluarkan, terkadang sampai harus mengeluarkan keringat dingin, terkadang juga harus sampai mengejan atau negeden hingga menekan perut agar feses lebih cepat keluar. Namun cara ini dapat mengakibatkan terjadinya ambeien atau wasir.
   7.      Terdengar suara dalam perut seperti “kriuk-kriuk”.
   8.      Terkadang anus terasa penuh, seperti ada penekanan hingga menimbulkan rasa sakit pada perut yang dapat mengakibatkan terjadinya gejala penyakit wasir atau ambeien.
   9.      Sering buang angin atau kentut yang menimbulkan bau gas tidak enak dari biasanya.
  10.  Waktu buang air besar yang semakin sering terjadi mungkin biasanya hanya 1 kali dalam sehari, namun karena adanya gejala sembelit membuat sering buang air besar menjadi 3 kali sehari.

Perlu diingat bahwa anak-anak yang berbeda memiliki kebiasaan mandi yang berbeda. Seorang anak yang tidak memiliki gerakan usus setiap hari tidak selalu sembelit. Satu anak mungkin BAB tiga kali sehari, sementara yang lain mungkin BAB setiap 3 hari. Biasanya seorang anak mengalami konstipasi ketika BAB lebih sedikit dari biasanya. Anak dapat mengeluhkan perasaan penuh atau kembung pada perut, atau rasa sakit saat BAB dan berdarah.
Langkah-langkah pencegahan dan pengobatan sembelit:
Berikan anak lebih banyak cairan. Minum cukup air dan cairan lainnya membantu tinja bergerak lebih mudah melewati usus. Jumlah cairan yang dibutuhkan anak-anak akan bervariasi menurut berat dan usia. Tetapi kebanyakan anak usia sekolah memerlukan 3 sampai 4 gelas air setiap pagi hari. Jika bayi sembelit selama transisi dari ASI atau susu ke makanan padat, coba berikan beberapa ons buah pepaya setiap hari. Jika sembelit terus berlanjut segera konsultasikan ke dokter.
Konsumsi makanan yang tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan roti gandum dapat membantu mencegah sembelit. Serat tidak dapat dicerna sehingga membantu membersihkan usus dengan menggerakkan usus keluar. Diet makanan berlemak, manis, atau tepung dapat memperlambat perut bawah. Sumber serat yng disarankan untuk anak-anak seperti apel, oatmeal, jeruk, pisang, kentang panggang, dan popcorn.
Pastikan anak-anak mendapatkan cukup olahraga. Aktivitas fisik dapat membantu peristaltik usus untuk bergerak, dorong anak untuk melakukan aktivitas sederhana seperti berlarian, mengendarai sepeda, atau halang rintang.
Menata jadwal makan secara teratur. Karena makanan adalah stimulan alami untuk perut, makan teratur dapat membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan buang air besar secara rutin. Jika perlu buat jadwal sarapan sedikit lebih awal untuk memberikan anak kesempatan untuk BAB dikamar mandi sebelum berangkat sekolah.
Mengajari anak untuk rutin ke toilet. Sarankan pada anak untuk pergi ke toilet setidaknya selama 10 menit pada waktu yang sama setiap hari, terutama setelah makan.
Contoh obat sembelit :

Ø  LEXAPRAM SIRUP
Indikasi:
Untuk mengontrol atau mengurangi mual dan muntah yang diikuti dengan kondisi ketidaktahanan terhadap obat-obat esensial pada saat mual (Cytoxic agents), sakit disebabkan radiasi, penyakit ganas dan muntah setelah operasi.

Kontra Indikasi:
Pada obstruksi, pendarahan dan perforasi saluran cerna, epilepsi feokromositoma dan gangguan ekstrapiramidal.

Komposisi:
Tiap 5 ml sirup mengandung:
Metoklopramide HCl ........................................ 5 mg

Cara Kerja Obat:
Metoklopramide merupakan senyawa sintesis yang mengatur secara selektif gerakan gastro intestinal mempercepat pengosongan lambung, tanpa mengubah volume keasaman sekresi lambung. Disamping itu Metoklopramide juga mempunyai sifat anti emetik yang kuat. Sering digunakan sebagai pengobatan terhadap berbagai macam gangguan gastro intestinal seperti mual, muntah, perut kembung, aeropagia dan anorexia.

Efek Samping:
Mengantuk, diare, sembelit dan gejala ekstrapiramidal.

Interaksi Obat:
Efek Metoklopramide pada saluran cerna diperlemah oleh atropin, pemberian bersama simetidin perlu diberi jarak waktu minimal 1 jam karena Metoklopramide dapat menurunkan biovabilitas simetidin sebanyak 25% sampai 30%.
Peringatan dan Perhatian:
  • Sebaiknya jangan diberikan pada kehamilan trisemester 1, karena keamanannya belum diketahui.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita usia lanjut, anak kurang dari 5 tahun.
  • Jangan diberikan bersama dengan obat golongan Fenotiasin karena dapat menimbulkan gejala ekstrapiramidal.
  • Lakukan penguangan dosis pada penderita gangguan fungsi ginjal untuk mencegah gangguan ekstrapiramidal.
  • Penderita yang diketahui hipersensitif terhadap prokain/prokainamida kemungkinan juga hipersensitif terhadap obat ini.

Posologi/Aturan Pakai:
-          Dewasa: 3 kali sehari 1 - 2 sendok teh sebelum makan.
-          Anak-anak usia 5 - 14 tahun: 3 kali sehari 1/2 - 1 sendok teh sebelum makam.

Penyimpanan:
Simpan di tempat yang sejuk dan kering.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Jenis: Sirup
Produsen: PT Molex Ayu

Ø  MIKROLAX
Indikasi:
Microlax obat pencahar untuk mengatasi sembelit, khususnya diberikan pada penderita yang harus tinggal ditempat tidur, orang dewasa, orang tua, anak-anak dan wanita hamil.

Kontra Indikasi
Kontraindikasi Microlax adalah pada penderita wasir yang akut dan pada penderita yang mengalami perdarahan karena radang usus besar.

PENGANTAR:
Sembelit adalah kondisi susah buang air besar. Gejala yang terjadi antara lain: frekuensi buang air besar tidak normal (1-2 hari tidak BAB), sakit saat buang air besar, kejang perut dan sakit pada perut bagian bawah. Microlax adalah pencahar enema yang bekerja langsung pada massa feses / tinja.

Microlax bekerja melunakkan massa feses dan melumasi saluran rectum sehingga memudahkan buang air besar tanpa mempengaruhi otot usus sehingga tidak menyebabkan melilit. Bekerja lokal langsung pada massa feses sehingga bekerja cepat dan aman digunakan.

KOMPOSISI:
Setiap tube Microlax (5 ml) mengandung:
            -          Natrium Lauril Sulfoasetat 0,045 g
            -          PEG 400 0,625 g
            -          Sorbitol 4,465 g
            -          Natrium Sitrat 0,450 g
            -          Asam Sorbat 0,005 g
            -          Air murni sampai dengan 6,250 g

CARA KERJA:
Microlax memiliki 3 cara kerja sekaligus yaitu:
  1. Na lauril sulfoasetat à menurunkan tegangan permukaan feses sehingga feses mudah terbasahi.
  2. Sorbitol, Na Sitrat à menyerap air ke dalam usus besar / rektum untuk melunakkan feses yang keras.
  3. PEG 400 à melumasi rektum sehingga feses mudah dikeluarkan.
  4. Dari 3 mekanisme kerja tersebut Microlax akan mempermudah buang air besar.
ATURAN PAKAI:
Untuk anak usia diatas 3 tahun dan dewasa diberikan 1 tube. Untuk anak usia 1-3 tahun cukup diberikan ½ tube.

PERINGATAN & PERHATIAN:
     -          Pencahar hanya digunakan bila benar-benar diperlukan, hanya untuk penggunaan jangka pendek.
     -          Jangan digunakan pada penderita wasir akut & orang yang mengalami peradangan pada usus besar.

EFEK SAMPING:
Microlax aman untuk digunakan, belum pernah ada laporan adanya efek samping. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan diare dan kekurangan cairan. 

KEUNGGULAN MICROLAX:
  1.      Microlax® bekerja CEPAT mengatasi sembelit (kurang dari 15 menit masalah Buang Air Besar dapat teratasi)
  2.      Microlax® AMAN karena bekerja lokal & tidak diserap oleh tubuh sehingga dapat digunakan oleh anak-anak, dewasa, ibu hamil & orang lanjut usia.
  3.      Microlax® TIDAK MENYEBABKAN PERUT MELILIT, karena Microlax® bekerja pada feses dan bukan pada usus besar.
   4.      Microlax® NYAMAN & MUDAH digunakan, karena aplikatornya elastis dan lembut.
   5.      Microlax® tidak menyebabkan GANGGUAN PENYERAPAN NUTRISI.
   6.      Microlax® TIDAK MENYEBABKAN KETERGANTUNGAN

SEDIAAN & KEMASAN:
Gel / cairan jernih agak kental 5 ml dikemas dalam tube

Jenis: Tube
Produsen: PT Pharos

Ø  XAMDETOX
Cara Mengatasi Sembelit (Susah Buang Air Besar), Melancarkan Buang Air Besar dan Membantu Melunakkan Feses

Kini masalah sembelit dapat teratasi dengan mengkonsumsi XAMdetox yang diformulasikan dari bahan alami yang terpercaya dengan proses pembuatan dan pengemasan yang higienis untuk menjamin mutu tetap baik tanpa mnegurangi khasiat dan manfaat. XAMdetox membantu mengatasi masalah sembelit yang membuat seseorang kesulitan buang air besar atau feses yang dikeluarkan keras. XAMdetox juga membantu melancarkan buang air besar dan mempermudah organ pencernaan dalam mengolah makanan
Seputar Sembelit (Susah Buang Air Besar)

Sembelit terjadi karena adanya kelainan pada sistem pencernaan tubuh yang mengalami pengerasan pada feses secara berlebihan sehingga menyebabkan susah buang besar dan kemudian timbul dampak negatif yakni rasa sakit yang begitu hebat bagi seseorang yang menderita sembelit. Sembelit jika dalam tahap yang sudah kronis atau akut disebut obstipasi. Obstipasi yang berkelanjutan akan berakibat buruk pada penyebab terjadinya kanker usus.
Tiap Kapsul XAMdetox mengandung bahan herbal alami yang terdiri dari :
   1.      Garcinia mangostana (Ekstrak Kulit Manggis
   2.      Orthosiphonis Folium (Ekstrak daun kumis kucing)
   3.      Panax Pseudoginseng (Tienchii)
   4.      Ginkgo Biloba (Ekstrak daun ginkgo)
   5.      Parkia Roxburghii (Kedawung)
   6.      Cassia Angustifolia (Ekstrak daun sena)

Petunjuk Minum XAMdetox :
-          Untuk Pemeliharaan Kesehatan : 2 Kapsul diminum sebelum tidur, seminggu 2x dan Minumlah secara teratur.
-          Banyak minum air putih membantu membuang toksin atau racun.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar